Penggalan puisi cinta kahlil Gibran memberikan citra kepada kita tentang pandangan sang perangkai kata nan andal. Cinta ia umpamakan dengan suatu nan sakral sehingga segala keinginannya tidak hendak buat ditolak. Cinta adalah sebuah anugerah nan sulit buat dibendung dan tidak bisa ditolak sekalipun dapat mencelakakan diri. Kumpulan Puisi Romantis Karya Kahlil Gibran, Sang Penyair Cinta. TRIBUNJOGJA.COM - Siapa yang tidak kenal dengan sosok Kahlil Gibran, yang kerap disebut sebagai penyair cinta. Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran, yang terbuka namun rahsia, ia hanya dapat difahami melalui cinta, hanya dapat disentuh dengan kebaikan, dan ketika kita mencoba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal uap. - Khalil Gibran Sangat mengarukan Bukan? Puisi Cinta Kahlil Gibran 1 Cinta (I) Lalu berkatalah Almitra, Bicaralah pada kami perihal Cinta. Dan dia mengangkatkan kepalanya dan memandang ke arah kumpulan manusia itu, dan keheningan menguasai mereka. Dan dengan suara lantang dia berkata: Pabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia, Walau jalannya sukar dan curam. Buku berjudul "Kematian Sebuah Bangsa", karya Kahlil Gibran yang merupakan seorang penyair terkenal asal Lebanon telah menarik perhatian dunia. Kahlil Gibran dikenal karena karya-karyanya yang eksotis dan kadang-kadang mistis. Karya-karya Gibran secara mayoritas mencerminkan semangat keinginan untuk kebebasan dari penindasan, penuh dengan cinta yang bergelora, serta pesan-pesan yang relevan Dalam puisi Kahlil Gibran berjudul Cinta Ini, tersimpan makna yang sangat dalam. Di mana, perasaan cinta yang besar terhadap seseorang juga harus diimbangi dengan umpan balik yang diberikan oleh orang tersebut. Berikut ini 5 puisi dari Khalil Gibran yang menyayat hati: 1. Cinta Yang Agung. Adalah ketika kamu menitikkan air mata. dan masih peduli terhadapnya. Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih. menunggunya dengan setia. Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain. dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata 'Aku. turut Minggu, 17/04/2011 - 00:17 — ombi Puisi | Kahlil Gibran | Puisi Cinta Ketika cinta memanggilmu, ikutlah dengannya Meskipun jalan yang harus kautempuh keras dan terjal Ketika sayap-sayapnya merengkuhmu, serahkan dirimu padanya Meskipun pedang-pedang yang ada di balik sayap-sayap itu mungkin akan melukaimu Dan jika ia berbicara padamu, percayalah kT0O.